JAKARTA – Sebanyak 1.800 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Polres Metro Jakarta Utara, dan Brimob menggelar operasi penggerebekan di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 05.30 WIB tersebut dilakukan secara serentak dari berbagai arah untuk mencegah para pelaku melarikan diri. Dalam strategi penggerebekan itu, sejumlah personel bahkan menyusup menggunakan KRL Commuter Line melalui Stasiun Tanjung Priok.
Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.
Sita Sabu, Ganja hingga Mesin Pencetak Ekstasi
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti yang diamankan antara lain sabu seberat ratusan gram, ganja, ribuan butir ekstasi, serta satu unit mesin pencetak ekstasi yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika.
Selain itu, petugas turut menyita sejumlah alat pengemasan narkotika, bong atau alat isap sabu, senjata tajam berupa golok, celurit dan pedang, senjata api, air gun, serta uang tunai yang diduga berasal dari transaksi narkoba.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso membenarkan temuan sejumlah barang bukti tersebut.
“Juga dari lokasi itu berhasil





